Minggu, 06 Juli 2008

Kondisi Geografis

Kondisi Geografis

Lembata adalah sebuah pulau gugusan kepulauan Solor yang terletak dalam Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Alor.

Secara geografis Pulau Lembata terletak di sebelah timur pulau Flores dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :

Sebelah Utara
:
Laut Flores
Sebelah Selatan
:
Laut Sawu
Sebelah Timur
:
Selat Alor
Sebelah Barat
:
Selat Boleng dan Lamakera

Secara astronomis Lembata terletak pada posisi : 8°10' - 8°11' LS dan 123°12' - 123°57' BT.

Secara administratif, sejak tahun 1958 Lembata merupakan bagian dari Kabupaten Flores Timur dengan Ibukota Larantuka, namun berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 1999 sejak 12 Oktober 1999, Pulau Lembata resmi berdiri sendiri menjadi Kabupaten Lembata dengan Ibukota Lewoleba yang memiliki luas wilayah 1266,48 km² atau 126.648 ha.

Kabupaten Lembata terdiri atas 8 wilayah kecamatan, yaitu :

Kecamatan

Ibukota
1.
Buyasuri
:
Wairiang
2.
Omesuri
:
Balauring
3.
Lebatukan
:
Hadakewa
4.
Ile Ape
:
Waipukang
5.
Nubatukan
:
Lewoleba
6.
Atadei
:
Kalikasa
7.
Nagawutung
:
Loang
8.
Wulandoni
:
Wulandoni

Dari 8 Kecamatan itu kecamatan yang paling luas wilayahnya adalah kecamatan Lebatukan dengan luas wilayah 241,83 km² sedangkan kecamatan yang memiliki luas wilayah paling kecil adalah Kecamatan Buyasuri dengan luas 104,27 km². Disamping itu, di Kabupaten Lembata terdapat 117 Desa dan Kelurahan yang terdiri dari 112 Desa dan 5 Kelurahan, yakni :

Kelurahan

Ibukota
1.
Lewoleba Barat
:
Waikomo
2.
Lewoleba
:
Berdikari
3.
Lewoleba Tengah
:
Kota Baru
4.
Lewoleba Utara
:
Rayuan Kelapa
5.
Lewoleba Timur
:
Lamahora

Tidak ada komentar: